Malam
Jumat yang lalu aku memutuskan untuk mengunjungi Odik di kost barunya. Yah
alasan utama sih minta game Dota2 hahaha. Selepas magrib aku langsung
menghubunginya memberitahuakn kalo aku sudah diperjalanan ke kostnya. Dengan
indikator bensin motorku yang sudah sampai di bar merah, aku melaju perlahan sambil mencari pom bensin. Saat itu
pom bensin terdekan yaitu di jalan Palangteritis tutup sehingga aku memcau
motor sampai pom bensin yang berada didekat UGM (saya lupa namanya). Dua puluh
ribu rupiah saja tangki bahan bakar Rockie
(Nama sepeda motor Vario Techno versi awal milikku) sudah hampir penuh.
Sesampainya di lokasi yang sudah di beritahukan Odik aku menunggunya untuk memanggilku.
Ternyata sangat jauh aku menunggunya dari kostnya, kelolosan.
Sesampainya
di kost dengan gerbang dan cat tembok warna Oranye, Halaman yang begitu luas,
dengan para penghuni kost yang sedang ramai mengadakan acara bakar-bakar pada
saat itu. Aku dan odik langsung masuk kek kost barunya yang 2 kali besar kamar
kos ku. Atau mungkin 2,5x besar kamar kos ku, dengan kamar mandi dalam. Wiiih
luas ya? Yup! Menurutku kos Odik yang ini jauh lebih nyaman dari yang
sebelumnya.
Setelah
sedikit berbincang bincangaku langsung menyodorkan hardisk baruku yang sudah
dimakan koleksi filmku setengah nya ke Odik. Odik langsung mengcopy master
Dota2 miliknya padasaat itu. Dan malam itu pun berakhir dengan aku menginap
disana.
Selama
di kos Odik aku membantunya untukmembuat poster hasil penelitian miliknya yang
nanti akan dia presentasikan pada acara Nasional. Ya penelitian miliknya yang
mengangkat tentang Islam Wetu Telu di Lombok berhasil tembus Nasional, yang
nantinya pada bulan oktober dia berangkan untuk presentasi bersama para anggota
kelompoknya.
Aku
juga sudah menonton sekitar 3 film selama di kos Odik. Kemudian aku diawarkan
membaca novel oleh si Odik. “Negri Van Oranje” yang sampai saat ini masihaku
baca. Dibandingakan dengan Menonton film yang sudah tak terhitung berapa film
yang sudah aku lahap. Novel yang pernah aku baca mungkin bisa dihitung jari.
Namun dalam diriku ini sebenernya selalu ingin membaca, namun rasa malas lah
yang selalu menjadi juaranya. Hehehe. Yah setidaknya aku akan coba terus
membaca sampai ketagihan. Aku juga sebenarnya ingin menulis sebuah novel, ya
semoga suatu saat nanti aku punya novel atau buku apalah. Ya memang membaca
novel dengan menonton film berbeda sensasinya. Dengan ini aku akan mencoba
untuk menyelaraskan hobiku menonton film dan membaca novel.
Aku
pulang menuju kost sekita pukul lima kurang pada hari minggunya. Entah kenapa
sesampainya diost aku langsung merasakan kesepian. Aku tiba-tiba seperti merasa
sedih dengan kesendirian ku. Ya terkadang itu yang aku rasakan selama dikost ku
sendiri. Aku merasa kesepian. Mungkin aku tahu alasannya, mungkin juga tidak?
Mungkin aku tahu solusinya, mungkin juga tidak? Pikirinaku sedikit rumit kan? Entahlah...



